Di dalam bukunya Purple Cow, Seth Godin menyatakan bahwa untuk menjadi berbeda suatu jenis usaha haruslah menjadi luar biasa, konsisten dan otentik. Konsistensi dalam mutu (quality) dan pengalaman (experience) merupakan hal yang pasti demi kemajuan usaha. Mengapa? Menurut Joseph A. Michelli dalam bukunya The Starbucks Experience mengungkapkan bahwa konsistensi adalah barang langka dan berharga, perusahaan-perusahaan yang menguasainya pada akhirnya akan maju pesat (hal. 116).
Lebih lanjut beliau mengatakan bahwa ketika bisnis bisa memenuhi selera sejumlah besar orang secara konsisten, individu lainnya akan ikut bergabung pada organisasi tersebut untuk bersenang-senang dengan komunitas lainnya.
Konsistensi timbul dari suatu komitmen yang dimulai dari para pemimpin atau direksi. Dan jika boleh jujur, hingga saat ini saya-pun belum pernah benar-benar mengalami hal demikian di dalam perusahaan di mana saya pernah bekerja. Konsistensi memang benar-benar barang berharga.
3 hal penting hasil dari sebuah konsistensi mutu dan pengalaman (hal. 121-122 & 124) demi kemajuan suatu usaha:
3 hal penting hasil dari sebuah konsistensi mutu dan pengalaman (hal. 121-122 & 124) demi kemajuan suatu usaha:
- Budget iklan yang relative lebih sedikit dalam usaha membangun brand / merek. Hal ini cocok dengan strategi untuk menghindari persaingan dalam Red Ocean dan menjadikan kompetisi tidak lagi relevan – Blue Ocean Strategy
- Jika pengalaman positif dapat diandalkan oleh pelanggan, maka mereka terdorong untuk berbagi pengalaman tersebut kepada orang lain. Pelanggan terus bertumbuh seiring promosi dari mulut ke mulut / word of mouth / getok tular.
- Terciptanya hubungan jangka panjang yang konstruktif dan menyenangkan dimana Perusahaan bukan lagi hanya disukai melainkan dicintai pelanggannya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar