Senin, 06 April 2009

ULASAN RINGKAS BLUE OCEAN STRATEGY

Seberapa cepat dan mudah bagi ‘strategi samudra biru’ untuk diterapkan ke dalam perusahaan kita adalah tergantung daripada kualitas Kepemimpinan tipping point yang dimiliki pemimpin dalam melompati rintangan kognitif, keterbatasan sumber daya, motivasi dan rintangan politis. Tujuan dari kepemimpinan tipping point adalah untuk mencapai suatu perubahan strategis secara cepat dengan biaya rendah. Kunci dari pencapaian dalam kesuksesan eksekusi ada pada seberapa adil proses dalam suatu Perumusan Strategi tersebut. Suatu proses yang adil mendorong tumbuhnya kepercayaan dan komitment dari para bagian stakeholder yaitu karyawan, mitra kerja, masyarakat umum, sehingga mereka secara sukarela mau bekerjasama agar strategi tersebut dapat dieksekusi dan diadopsi. .

Blue Ocean Strategy (Strategi Samudra Biru) adalah suatu strategi yang ditawarkan bagi perusahaan yang memiliki pasar dengan persaingan yang sangat kompetitif dan berkeinginan untuk menjauh dari persaingan itu melalui suatu inovasi nilai demi meraup laba dari pasar yang lebih luas. Inovasi nilai itu sendiri merupakan paduan dari inovasi dengan manfaat, harga dan biaya. Sehingga perusahaan harus mengadakan diferensiansi dan pengurangan biaya secara bersamaan. Dimulai dengan kerangka pembuatan kanvas strategi dan skema hapus-kurangi-tingkatkan-ciptakan untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan pesaing, kebutuhan dan keinginan yang penting dari pasar yang tidak dimiliki baik oleh kita maupun para pesaing kita, apa sebenarnya yang tidak begitu dituntut atau diinginkan oleh pasar, serta bagian-bagian mana saja yang harus diperbaiki dan ditingkatkan. Sehingga dengan strategi tersebut perusahaan lebih memiliki fokus, bergerak menjahui kompetisi yang keras dan memboroskan serta dapat lebih mudah menciptakan suatu moto atau tag-line yang lebih memikat mengingat deferensiasi yang dihasilkan berbeda dan menonjol. Strategi ini pun mengajak kita untuk merekonstruksi batasan-batasan pasar yang telah ada. Kita memiliki kesempatan luas untuk melihat dan memenuhi kebutuhan segment pasar lain. Sehingga konsumen dari segmen yang kita ciptakan menjadi lebih sangat banyak.

Inilah rangkaian Strategi Samudra Biru: Apakah perusahaan kita memiliki suatu diferensiasi yang berbeda dan mencolok atau menawarkan suatu manfaat yang sangat istimewa bagi pembeli? Jika tidak, maka pikirkan ulang. Bila ya, maka pertanyaan berikut adalah Apakah harga kita terjangkau oleh pembeli dalam segmen kita yang luas? Jika tidak, pikirkan ulang. Bila ya, maka: Dapatkah kita mencapai biaya sasaran demi meraih laba pada harga strategis di atas? Jika tidak, pikirkan ulang. Bila ya, maka pertanyaan berikut: Apakah kita dapat menangani hambatan dalam mengadopsi strategi ini? Jika tidak, pikirkan dan usahakan kembali. Jika ya, maka Ide tersebut dapat segera dieksekusi, dan babak baru-pun dimulai. Secara singkat rangkaian strategi tersebut merupakan penciptaan yang dimulai dari DIFFERENSIASI – HARGA STRATEGIS - BIAYA SASARAN - PENGADOPSIAN.

Semoga bermanfaat!

Note: Blue Ocean Strategy adalah sebuah buku hasil investigasi dari dua orang professor Strategi dan Manajemen Internasional, yaitu W. Chan Kim dan Renee Mauborgne. Menurut saya, buku ini sangat luar biasa, masuk akal dan applikatif serta sejalan dengan buah pikir dari Seth Godin dan para Modern Marketing Guru lainnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar